EFEKTIFITAS PENCATATAN PERKAWINAN DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU

Syukri Rosadi

Abstract


Mediasi Perkawinan tidak saja adanya akad nikah semata, melainkan penting untuk dicatatkan atau didaftarkan di KUA atau Kantor Urusan Agama agar perkawinan tersebut dan keturunan yang dihasilkannya diakui oleh Negara sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan pada pasal 2 ayat 2 dan Kompilasi Hukum Islam Pasal 5 ayat 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang menghambat efektifitas pencatatan perkawinan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu dan langkah apa saja yang dilakukan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tandun Kabupaten Rokan Hulu dalam menanggulangi Efektifitas pencatatan perkawinan. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Reseach) dengan pendekatan normative yang menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa faktor penghambat efektifitas pencatatan perkawinan di KUA Kecamatan Tandun antara lain kurangnya sosialisasi mengenai biaya pencatatan nikah yang sesungguhnya sehingga adanya opini masyarakat mengenai mahalnya biayanya pencatatan nikah, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang akibat perkawinan yang tidak dicatatkan karena kebanyakan penduduk yang berpendidikan rendah. Upaya yang dilakukan KUA Kecamatan Tandun yaitu melakukan koordinasi kerja dengan setiap Lurah/Kepala desa, selain itu juga mengadakan penyuluhan dan bimbingan pada Masyarakat tentang pentingnya perkawinan dicatat dan dihadiri oleh pegawai pencatat nikah yang ditunjuk.

Keywords


KUA, Pencatatan nikah, Perkawinan

Full Text:

RTF

References


Abdullah, “ Hukum Islam”, http:// www.Keputusan Mahkamah Konstitusi No 46/PUU-VIII/20

Ahmad, Dodi. 2008. Nikah Siri Yes or No?. Jakarta: Lintas Pustaka.

Ali, Hasan M. 2003. Pedoman Hidup Berumah Tangga dalam Islam. Jakarta: Prenada Media.

Ali, Zainudin. 2001. Hukum Perdata Islam. Jakarta: Visimedia Badan Penasihat, Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4). 2010. Tuntutan Praktis Rumah Tangga Bahagia. Sidoarjo.

Kompilasi Hukum Islam Buku I; Hukum Perkawinan. Surabaya: Arkola, t.t Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-undang No.1 1 Tahun 1974.

Kuzari, Ahmad. 1995. Nikah Sebagai Perikatan. Jakarta: PT. Grafindo Persada.

Marjdono, Hartonon. 1997. Menegakkan Syariat Islam dalam Konteks KeIndonesiaan. Bandung: Mizan.

Mmanan, Abdul. 2006. Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana

Nuruddin, Amir dan Azhari Akmal Tarigan. 2004. Hukum Perdata Islam di Indonesia, Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam dari Fikih UU No 1/1974 sampai KHI. Jakarta, Prenata Media.

Prodjodikoro, Wirjono.1960. Hukum Perkawinan diIndonesia. Bandang: Sumur Bandung.

Rofiq, Ahmad. 2003. Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Susanto, Happy. 2007. Nikah Siri Apa Untungnya?. Jakarta; Visimedia.

Syaharani. t.th. Masalah-masalah Hukum Perkawinan di Indonesia. Bandung: Alumni.

Thalib, Sayuti. 1986. Hukum Kekeluargaan Indonesia. Jakarta: UI Press.

Wahyu Ernaningsih. 2013. Pentingnya Pencatatan Perkawinan Menurut UU No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Yogjakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 HUKUMAH: Jurnal Hukum Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Copyright of HUKUMAH: Jurnal Hukum Islam E-ISSN: 2614-6444

 
Published by :
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
Sekolah Tinggi Agama Islam Tuanku Tambusai
Jl. Riau No. 02 Kel. Pasir Pengaraian Kec. Rambah, Kab. Rokan Hulu
Telp. - 082214220067
Faks. -
Email: hukumah@yahoo.com

Creative Commons License
Flag Counter