Menimbang Anak yang Lahir di Bulan Safar Pada Masyarakat Melayu Rokan

Authors

  • Arisman Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml Author
  • Solehuddin Harahap Sekolah Tinggi Agama Islam Tuanku Tambusai Author
  • Ari Pradana Siregar Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml Author
  • Hotomul Ansory Sekolah Tinggi Agama Islam Tuanku Tambusai Author

Keywords:

Bulan Safar, Melayu Rokan, Menimbang Anak, 'Urf

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya sebuah tradisi yang telah turun-temurun dilaksanakan dan untuk mengetahui sudut pandang ‘urf terhadap tradisi tersebut, yakni tradisi menimbang anak yang lahir dibulan Safar pada masyarakat Melayu Rokan. Sebuah tradisi yang harus dilaksanakan bagi orang tua yang memiliki anak yang lahir di bulan Safar. Penelitian ini berupa penelitian lapangan (field research). Adapun  populasinya adalah masyarakat suku Melayu Rokan, di Desa Serombou Indah, Kecamatan Rambah Hilir. Data diambil dengan observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa tradisi menimbang anak yang lahir di bulan Safar dimaksudkan untuk mendoakan sang anak agar terhindar dari bebagai keburukan, karena bulan Safar dipercayai sebagai bulan yang membawa keburukan, konon bila tidak dilaksanakan, masyarakat percaya bahwa sang anak, akan mudah sakit, dan pendek umurnya. Kemudian menurut tinjauan hukum Islam, tradisi ini merupakan ‘urf fasid, kecuali apabila dihilangkan unsur mitos bulan Safar didalamnya, maka tradisi ini kemudian dapat dikategorikan menjadi ‘urf shahih.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Asqalani, Ibn Hajar. 2010. Terj. Irfan Maulana Hakim, Bulughul Maram. Bandung: Mizan Media Utama.

Al-qur’an dan Terjemahan Kemenag RI

Ali, Zainuddin. 2006. Hukum Islam Pengantar Ilmu Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

As-Sa’di, Abdurrahman bin Nashir. 2013. Syarah Manzhumah Al-Qawaid Al-Fiqhiyyah, Terj. Aris Munandar. (E-Book/Muslim. or.id).

Bahruddin, Moh. 2019. Ilmu Ushul Fiqh. Bandar Lampung: Aura.

Helim, Abdul. 2023. Ushul Fiqh Praktis 1. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Helim, Abdul. 2024. Kaidah Kaidah Fikih. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hermanto, Agus. 2021. Problematika Hukum Keluarga Islam Di Indonesia. Malang: Literasi Nusantara Abadi.

Ibrahim, Duski. 2019. Al-Qawaid Al-Maknawiyah Kaidah-Kaidah Perluasan Makna. Palembang: Noerfikri.

Jalili, Ismail. 2019. Eksistensi Sadd adz-Dzari’ah Dalam Ushul Fiqh: Kajian Pemikiran Ibnu Qayyim al-Jauziyyah (w.751 H/1350 M. Jawa Tengah: Lakeisha.

Khoiri, Nispul. 2015. Ushul Fikih. Bandung: Cita Pustaka Media.

Misbahuddin. 2013. Buku Daras Ushul Fiqh 1. Makassar: Alauddin University Press.

Nur, Muhammad Tahmid,. Et.al. 2020. Realitas Urf Dalam Reaktualisasi Pembaruan Hukum Islam Di Indonesia. Pamekasan: Duta Media Pubhlishing.

Rahman, Nazaruddin. 2016. Karakteristik Manusia Tela’ah Tematik Tafsir Al Asas Said Hawa. Palembang: Noerfikri.

Ramli. 2021. Ushul Fiqh. Yogyakarta: Nuta Media.

Ramli. 2023. Ilmu Aqidah. Yogyakarta: Manggar Pustaka.

Ridwan, Mohammad. 2021. Wawasan Keislaman Penguatan Diskursus Keislaman Kontemporer Untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum. Yogyakarta: Zahir Pubhlishing.

Sarwat, Ahmad. 2021. Fiqih Kehidupan Seri 1 Muqaddimah. Jakarta Selatan: Rumah Fiqh Pubhlishing.

Suwarjin. 2012. Ushul Fiqh. Bengkulu: Teras.

Tafsir Ringkas Kemenag RI. 2016. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Tuasikal, Muhammad Abduh. 2019. ‘’Kaedah Fiqh (23) Merujuk Pada Urf’’, artikel dari https://rumaysho.com/21844-kaedah-fikih-23-merujuk-pada-urf.html. Diakses pada 26 Juni 2024, pukul 12:02 WIB.

Umar, Mukhsin Nyak. ed. Nurdin. 2006. Kaidah Fiqhiyah dan Pembaruan Hukum Islam. Banda Aceh: WDC.

Yunus, Mahmud. 2010. Kamus Arab Indonesia. Ciputat: Mahmud Yunus Wadzurriyah.

Zuhdi, Muhammad Harfin. 2016. Qawaid Fiqhiyyah. Mataram: IAIN Mataram.

Downloads

Published

2024-08-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Menimbang Anak yang Lahir di Bulan Safar Pada Masyarakat Melayu Rokan. (2024). HUKUMAH: Jurnal Hukum Islam, 1(2). https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/HUKUMAH/article/view/148