Penetapan Kadar Mahar dalam Pernikahan (Studi Komparatif Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi’i)
Keywords:
Kadar, Mahar, Imam Abu Hanifah, Imam Asy-Syafi'iAbstract
Penelitian ini membahas perbedaan pendapat antara Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi’i mengenai kadar minimal mahar dalam pernikahan. Ulama Hanafiyah menetapkan batas minimal mahar sebesar sepuluh dirham, sedangkan ulama Syafi’iyyah berpendapat tidak ada batasan minimal, selama mahar memiliki nilai dan sah untuk dijual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan bersifat deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Abu Hanifah menetapkan kadar mahar berdasarkan hadits yang menyebut minimal sepuluh dirham, sedangkan Imam Asy-Syafi’i menggunakan hadits yang menunjukkan kelonggaran tanpa batasan jumlah, selama memiliki nilai.
Downloads
References
Abu Abdillah Muhammad Bin Ismail Al-Bukhari. (1993). Al Jami’ Al-Sahih Al Bukhari, Kitab An-Nikah. Beirut: Dar al-Fikr.
Ahmad Bin Alhusain Bin Ali Musa Bakar Al-Baihaqy. (1994). Sunan Al-Baihaqy Al-Kubray Juz VII. Mekkah: Maktabah Dar Al-Baz.
Ahmad Sarwat. (2009). Seri Figih Islam Kitab Nikah. Jakarta: Kampus Syariah.
Andi Prastowo. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarrta: Ar-Ruzz Media.
Az-Zuhaili, Wahbah ; Penerjemah, Abdul Hayyie al- Kattani, dkk ; penyunting, Budi Permadi. (2011). Fiqih Islam wa Adillatuhu (Edisi lengkap). Jakarta: Gema Insani.
Bashri Abi al Hasan Ali ibn Habib al Mawardi al Bashri. (1994). Hawi al Kabir fi Fiqhi Mazhabil Imam Asy Syafi’i Jilid 9. Beirut, Lebanon: Darul Kutub Al-Ilmiyah.
Cholid Narbuko, dan Abu Ahmani. (1997). Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.
Dewi Sadiah. (2015). Metode Penelitian Dakwah Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ibnu Rusyd. (2006). Bidayatul Mujtahid jilid 2. Jakarta: Pustaka Azzam.
Jasmiati. (2013). Skripsi Pemikiran Imam Malik Tentang Hak Waris Bagi Istri Yang Telah Habis Masa Iddah. Pekanbaru: Fakultas Syariah dan Hukum UIN SUSKA RIAU.
Nasution. (1988). Metode Penulisan Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.
Opik Taupik K. Ali Khosim Al-Mansyur. (2015). Fiqh 4 Madzhab Kajian Fiqh & Ushul Fiqh. Bandung: Pustaka Aura Semesta.
Saifuddin Azwar. (1998). Metode Peneletian, Edisi I. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sayyid Sabiq. (2006). Fiqh Sunnah 2 Terjamah Nor Hasanussin Cet 1,. Jakarta: Pena Pundi Aksara.
Slamet Abidin dan H. Aminuddin. (1999). Fiqh Munakahat 1 Cet. 1. Bandung: CV Pustaka Setia.
Sumanto. (2014). Teori dan Metode Penelitian. (Yogyakarta: Center of Academic Publishing Service.
Syekh Abdurrahman Al-Jaziri. (2015). Fikih Empat Mazhab jilid 5. Jakarta Timur: Pustaka Al Kautsar.
Wahbah Az-Zuhaili. (2007). Terj. Fiqh Islam Wa Adilatuhu Jilid 9, Terjemahan Abdul Hayyie Al-Kattani, dkk.,. Jakarta: Gema Insani.

