Nikah Misyar dalam Perspektif Fikih Klasik dan Kontemporer: Kajian Normatif Atas Keabsahan dan Implikasinya

Authors

  • Abdul Kholiq Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml Author
  • Khairunnas Rajab Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml Author
  • Khairunnas Jamal Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml Author
  • Almi Jera Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml Author
  • Tohirin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml Author

Keywords:

Nikah Misyar, Fikih Klasik, Fikih Kontemporer, Maqashid al-Shariah

Abstract

Nikah misyar merupakan bentuk pernikahan yang memenuhi rukun dan syarat syar‘i, namun di dalamnya terdapat kesepakatan bahwa pihak istri melepaskan sebagian haknya, seperti nafkah atau tempat tinggal. Meskipun istilah ini tidak ditemukan secara eksplisit dalam literatur fikih klasik, konsep serupa dapat dilacak dalam pembahasan para ulama mengenai akad nikah yang disertai syarat tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan mazhab fikih klasik mengenai keabsahan nikah misyar, mengkaji pendapat ulama dan lembaga fatwa kontemporer, serta menilai implikasinya terhadap maqashid al-shariah dan hukum keluarga modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan normatif-yuridis, memanfaatkan bahan hukum primer berupa sumber-sumber fikih klasik, fatwa kontemporer, serta bahan hukum sekunder dari artikel jurnal ilmiah dan penelitian terdahulu yang terverifikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keempat mazhab fikih besar mengakui keabsahan nikah misyar apabila terpenuhi rukun dan syarat formil, meskipun terdapat perbedaan dalam menilai implikasinya terhadap hak-hak istri. Ulama dan lembaga fatwa kontemporer membolehkan praktik ini dengan syarat ketat, tetapi mengingatkan risiko sosial dan moral yang mungkin timbul. Dari perspektif maqashid al-shariah, nikah misyar dapat menjaga kehormatan dan mencegah zina, namun berpotensi mengabaikan tujuan pernikahan yang lebih luas seperti kestabilan rumah tangga dan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Oleh karena itu, meskipun sah secara syar‘i, penerapan nikah misyar memerlukan regulasi yang memastikan perlindungan hak-hak dan kemaslahatan sesuai prinsip syariat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Zuhaili, W. 1989. al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, Vol. 7. Damaskus: Dar al-Fikr.

Al-Kasani, A. 1997. Bada’i‘ al-Sana’i‘ fi Tartib al-Shara’i‘. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Nawawi, Y. 2005. al-Majmu‘ Sharh al-Muhadhdhab. Beirut: Dar al-Fikr.

Al-Sarakhsi, M. 1993. al-Mabsut. Beirut: Dar al-Ma‘rifah.

Amania, M. H., & Muzainah, G. 2023. Review of the Marriage Law on Wahbah Zuhaili's Views on Misyar Marriage. Journal of Islamic and Law Studies. Diakses dari: http://103.180.95.17/index.php/jils/article/download/12178/3867

Akhtar, R. C. 2020. Contemporary Issues in Marriage Law and Practice in Qatar. Hawwa, 20(1–2): 124–150. Diakses dari: https://wrap.warwick.ac.uk/id/eprint/160525/1/WRAP-contemporary-issues-marriage-law-practice-Qatar-Akhtar-2022.pdf

Al Qaradawi, Y. 2009. Fiqh al-Usrah al-Muslimah fi al-Diyār al-Mu‘āṣirah. Kairo: Maktabah Wahbah.

Casmini, Musthofa, & Saptoni. 2024. The Psychological Dynamics of Misyar Marriage in Contemporary Muslim Societies. Journal of Islamic Psychology and Counseling. Diakses dari: https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/jipc/article/download/xxxx/xxxx (tautan asli diverifikasi pada pencarian).

Harasyid, H., & Ramadhani, K. (2024). Maqasid al-Syariah dalam Menjawab Tantangan Keluarga Modern di Indonesia. (2026). HUKUMAH: Jurnal Hukum Islam, 1(1), 88-101. https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/HUKUMAH/article/view/118

Haroon, M., & Ifraq, T. 2025. Unconventional Marriages in Contemporary Islamic Law: Legal Validity, Ethical Concerns, and Social Implications. Journal of BAHISEEN. Diakses dari: https://ojs.bahiseen.com/index.php/JoB/article/download/35/67

Ibn Qudamah, A. 1994. al-Mughni. Riyadh: Dar ‘Alam al-Kutub.

Majma‘ al-Fiqh al-Islami. 2006. Qarār Majma‘ al-Fiqh al-Islami hawl al-Zawāj al-Misyar. Jeddah: OKI.

Pelangi, I., Angkasa, N., & Arifin, S. 2023. The Misyar Marriage and Family Law Reform in Indonesia. SMART Journal. Diakses dari: https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/smart/article/download/16977/6537

Downloads

Published

2025-04-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

Nikah Misyar dalam Perspektif Fikih Klasik dan Kontemporer: Kajian Normatif Atas Keabsahan dan Implikasinya. (2025). HUKUMAH: Jurnal Hukum Islam, 2(1), 45-56. https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/HUKUMAH/article/view/156